saya nangis lagi untuk kesekian kali, hati saya sakit sekali. merasa tak diperdulikan. terima kasih :)
mengingatkan kembali betapa bodohnya saya menangis pada waktu itu dan sekarang pun demikian.kalau dulu saya bilang itu bodoh, lalu sekarang saya apa?
akhir-akhir ini saya mulai tak mengenal anda. haha, mungkin saya yang terlalu egois tak mengerti betapa sibuknya anda sehingga saya mulai diasingkan. (bahasa bocah)
kadang saya merasa kalau saya sangat cemburu, cemburu dengan waktu. saya suka sedih sendiri. merasa kesepian yang sepertinya bukan saya banget. anda gitu juga ga?
sekarang saya nangis entah ini sepenuh hati atau bahkan seluruh jiwa raga.
kadang saya selalu memikirkan tentang anda dan saya tentunya. kita mempunyai persamaan yang sama dan mungkin persamaan itu ga selalu positif.
saya egois, saya terlalu gengsi , saya terlalu manja, saya yang selalu ingin dimengerti. apakah anda seperti itu juga? bagaimana kalau sifat itu muncul bersamaan? dimana letak saling melengkapinya? setidaknya diantara kita harusnya ada yang mengalah bukan?
sikap anda membuat saya menangis kembali, merasakan yang dulu pernah saya rasakan. anda tahu saya sedih? ga penting, pasti anda membalikkan pertanyaan, "bagaimanakah tentang perasaan saya? kamu tau ga saya lagi sedih?" kurang lebih mungkin anda akan mengatakan hal serupa. membuat saya berfikir ulang untuk bercerita tentang apa yang saya rasakan.
maaf karena saya hanya bisa cengeng dan tidak bisa mengungkapkannya secara gamblang.
sabar lagi, yah selalu sabar lagi dan lagi
Jangan menangis terus... dalam sakit ada kekuatan yang mampu membuatmu bisa jadi hebat.. syaratnya, kamu harus mau mencari itu dan tentunya menguatkan dirimu sendiri.. (revolusi galau, galau untuk perubahan)
BalasHapussemangat ! Ok
dari pada sedih saya undang
Kumpul di Lounge Event Tempat Makan Favorit
Salam Bahagia Ulfahoo